Showing posts with label kesehatan wanita. Show all posts
Showing posts with label kesehatan wanita. Show all posts

Wednesday, October 31, 2012

:: Perut Gatal Saat Hamil, Ini solusinya...:)

Rasa gatal saat hamil kebanyakan dialami oleh bumil. Penyebab rasa gatal ini karena adanya perubahan hormon dan peregangan kulit karena jaringan kulit semakin membesar seiring dengan membesarnya perut saat hamil. Meski rasa gatal ini tidak membahayakan tetapi bisa membuat bumil nggak nyaman. 

Sekitar 75% hingga 90% bumil akan mengalami stretch mark peregangan kulit selama kehamilan. Dampaknya kamu sering kali merasakan rasa gatal dan kesemutan. Sayangnya kebanyakan dari bumil tidak dapat menahan rasa gatal ini padahal rasa gatal tersebut normal dan wajar saja kok. Toh setelah persalinan nanti stretch mark dan rasa gatal akan menghilang sendirinya. Tapi banyak dari kamu tidak tahan dan mulai menggaruk-garuk kulit yang terasa gatal. Akibat mengaruk kulit akan meninggalkan bekas luka atau noda menghitam yang membuat penampilan perut tidak lagi elok dipandang.
Banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk membuat kulit di bagian perut tetap mulus meski rasa gatal  menyerang. Kuncinya adalah menahan rasa gatal dengan tidak menggaruk pakai tangan apalagi bila kukumu tajam dan panjang. Berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan  saat rasa gatal menyerang.

photo 2

Olesi Minyak Kelapa
Minyak kelapa ternyata bisa menjadi obat tradisional untuk mengurangi rasa gatal saat kehamilan. Banyak bumil yang percaya dan sudah membuktikan bahwa dengan mengolesi bagian perut yang gatal dengan minyak kelapa akan melembutkan bagian perut sehingga rasa gatal berkurang. Karena minyak kelapa mengandung vitamin E yang baik untuk kesehatan kulit yaitu melembutkan dan mencerahkan.

Khasiat Lidah Buaya
Sejak dulu lidah buaya banyak dipakai untuk perawatan kecantikan khususnya kulit dan rambut. Ternyata lidah buaya bisa kamu pakai untuk mencegah rasa gatal saat hamil. Jadi saat perut terasa gatal kamu bisa mengolesi perut dengan lidah buaya daripada menggaruk. Lidah buaya juga dipercaya bisa menghilangkan stretch mark dan setelah melahirkan perut kamu akan kembali mulus dan halus.

Krim
Kalau kamu tidak mau repot dengan ramuan tradisional, krim yang mengandung vitamin E sangat baik untuk menjaga kulit dari bekas stretch mark. Krim juga bisa dipakai untuk mengurangi rasa gatal. Kamu bisa mengolesi perut dengan krim atau baby oli dengan cara memijat perlahan agar rasa gatal untuk mengurangi rasa gatal. Anggap saja pijatan yang kamu lakukan sebagai trik agar kamu tidak menggaruk-garuk kulit perut yang gatal. Krim juga bisa melembabkan kulit meski begitu krim tidak menjamin bekas stretch mark akan hilang loh!


photo 1

Olive Oil
Kamu juga bisa memilih olive oil sebagai pereda rasa gatal di perut. Karena kandungan olive oil dipercaya bisa melembabkan kulit dan menghaluskan kulit. Cukup oleskan sedikit olive oil merata kebagian perut yang terkena stretch mark. Lakukan setelah mandi dan kamu akan merasakan khasiatnya.

Sisir
Percaya tidak orangtua sering menganjurkan kalau kamu tidak bisa menahan rasa gatal di perut saat hamil, kamu boleh menggaruknya asal menggunakan sisir. Pilihlah sisir yang tumpul dan mulailah kamu gesekan perlahan diperut akan membuat kamu nyaman karena rasa gatal yang kamu rasakan bisa mereda. Tapi disarankan untuk tidak menggaruk perut dengan sisir secara kontak langsung. Menggaruk dengan sisir sebaiknya dilakukan dengan memakai baju atau kain. Dikhawatirkan saat kamu menggesekkan sisir diperut dengan semangat dan bisa melukai kulit perut.

Hindari Pakaian Ketat
Bumil biasanya nggak tahan dengan udara yang panas. Kamu akan mudah berkeringat karena peningkatan hormon saat hamil. Keringat ini akan membuat kamu merasa lembab diseluruh tubuh termasuk bagian perut. Ini bisa menjadi penyebab rasa gatal yang kamu rasakan. Karena itu disarankan untuk bumil memakai pakaian yang nyaman dan jangan terlalu ketat agar kamu tetap merasa kering dan menimbulkan keringat berlebihan karena udara yang panas.

http://family.fimela.com/read/2012/10/31/perut-gatal-saat-hamil-ini-solusinya?page=0,1#.UJD1V2dP8wQ

:: Perhatikan benjolan pada Payudara ::

Memperhatikan setiap perubahan yang terjadi pada payudara merupakan tindakan awal mencegah ancaman kanker.

Perhatikan dengan cermat perubahan yang terjadi pada payudara Anda. Semakin dini pengecekan, maka risiko kanker payudara semakin bisa diminimalisirkan.

Benjolan lembut

Benjolan saat disentuh terasa lembut halus, berbentuk bulat (seperti buah anggur) yang mudah bergeser sedikit ketika Anda menekan di atasnya. Bentuknya bisa besar atau kecil dan menimbulkan rasa sakit ketika disentuh. Waspadai itu gejala kista sederhana atau kantong berisi cairan alami.


Perubahan hormon sekitar masa menstruasi bisa menjadi penyebabnya. Sekitar 30 persen wanita berusia 30-50 tahun mengalaminya. Lakukan USG untuk melihat apakah benjolan tersebut berisi cairan atau padat (kemungkinan kanker).

Cairan

Hati-hati bila keluar cairan lewat kedua puting susu padahal tidak sedang menyusui atau hamil. Biasanya, masalah di kelenjar tiroid atau hipofisi menjadi penyebab. Namun, waspadai bila cairan disertai darah (mungkin kanker) atau cairan dengan warna kekuningan atau kehijauan (infeksi).

Benjolan keras

Bila Anda menemukan sebuah benjolan keras dan padat dengan bentuk tidak teratur atau bergerigi dan saat ditekan, benjolan tidak bergerak, mungkin itu kanker atau tumor. Penyebabnya tidak diketahui, namun riwayat kesehatan keluarga menjadi faktor risiko utama. Tak ada cara lain selain segera temui dokter dan lakukan mammogram.

Benjolan licin dan mudah digerakkan

Bila menemukan benjolan keras, bulat dan bisa bergeser saat disentuh tanpa menimbulkan rasa sakit, mungkin Anda mengalami Fibroadenoma. Tumor jinak ini biasa diderita perempuan muda usia 20 tahunan akibat perubahan tingkat hormon. Segera temui dokter untuk mammogram. Jika tumor sudah besar, harus dilakukan operasi pengangkatan.


sumber  http://id.she.yahoo.com/bedakan-benjolan-di-payudara-003000152.html

Wednesday, October 3, 2012

Cara alami menunda menopause

Menopause merupakan fenomena alam yang terjadi dalam kehidupan seorang wanita. Namun, sejumlah besar perempuan mulai mengalami menopause sangat awal, atau pada usia menjelang 40 tahun.

Menopause dini memiliki banyak efek samping pada kesehatan Anda, karena ini juga merupakan akhir kehidupan reproduksi Anda. Namun ada cara alami untuk menunda terjadinya masa menopause.

Sebagaimana dilansir dari Boldsky, cara pertama untuk menunda menopause adalah dengan berolahraga secara teratur. Sebagian besar kasus menopause awal terjadi karena masa ovulasi yang tidak tepat. Masalah pada ovulasi biasanya terjadi bila Anda memiliki tubuh yang tidak sehat.

Olahraga adalah salah satu cara untuk menjaga tubuh Anda supaya terhindar dari racun, yang dapat mempercepat proses penuaan.

Bila Anda adalah seorang perokok sebaiknya Anda mulai berhenti merokok. Merokok dapat menghambat sirkulasi darah dalam tubuh, termasuk darah yang mengalir ke rahim dan ovarium Anda. Bila darah tidak mengalir dengan lancar ke rahim dan ovarium, maka menstruasi Anda pasti akan terganggu.

Cara alami ketiga adalah dengan banyak mengkonsumsi antioksidan, agar Anda terhindar dari penuaan dini. Cobalah untuk banyak mengkonsumsi buah, minyak zaitun, brokoli, paprika, makanan kaya akan antioksidan lain, supaya dapat mengusir racun dari tubuh Anda dan menunda tanda-tanda penuaan.

Cara terakhir adalah banyak-banyaklah mengkonsumsi makanan yang mengandung fitoestrogen, tepat sebelum memasuki masa menopause. Karena pada masa tersebut, kadar hormon estrogen dalam tubuh wanita telah menurun.

Jadi jika tubuh Anda tidak memproduksi estrogen yang cukup, Anda harus mendorong produksi estrogen melalui makanan yang kaya akan fitoestrogen. Produk kedelai dan biji-bijian seperti gandum dan gandum hitam, merupakan sumber fitoestrogen yang terbaik.

Jika Anda dapat mempertahankan gaya hidup sehat yang sudah Anda jalani, maka Anda akan tidak perlu untuk menunda menopause.


sumber  http://www.antaranews.com/berita/335354/inilah-cara-alami-menunda-menopause?utm_source=twitterfeed&utm_medium=twitter