Thursday, July 25, 2013

:: Semur Jengkol ::




Kita sering melihat jengkol dalam keadaan pecah dalam masakan. Jengkol memang sengaja dimemarkan supaya bumbunya mudah meresap.
Untuk 5 orang


Bahan
 
  • 10 jengkol tua
  • 1 tomat
  • Minyak goreng
  • 4 gelas air
  • 5 sendok makan kecap manis

Bumbu 
 
  • 5 siung bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 4 cabai merah
  • 3 kemiri
  • 1 sendok teh ketumbar
  • Gula
  • Garam
  • Merica

Caranya
  1. Goreng jengkol hingga kulit mengelupas. Angkat dan tiris. Setelah dingin, belah dua dan keprek.
  2. Belah delapan, tomat. Ulek bumbu sampai halus. Tumis bumbu hingga harum. Masukkan jengkol lalu tomat. Tuang air, didihkan.
  3. Tambah kecap manis, tutup wajan dan kecilkan api. Masak sampai jengkol empuk. Kalau kuah sudah kental tapi jengkol belum empuk, tambah 1 cangkir air panas.
  4. Masak sampai kuah kental dan jengkol matang. Angkat.

     sumber  silakan klik di sini ya




Tuesday, July 23, 2013

Gayatri Wailissa : Generasi Muda Indonesia Yang Kuasai Lebih dari 10 Bahasa

 

Jakarta, 23 Juli 2013, Minggu lalu saya menonton Kick Andy 21/7/2013, tentang dua remaja putri yang berprestasi mengharumkan nama Negara di Dunia. Mereka adalah Adelin dan Gayatri Wailissa. Adelin adalah remaja yang aktif menggugah kesadaran tentang lingkungan hidup dalam Sahabat Alam, sedangkan Gayatri adalah Duta Anak ASEAN yang berasal dari Ambon.

Gayatri Wailissa menggugah perhatian kita semua yang menonton. Gayatri remaja dari Ambon Maluku ini membuatku terkesima dan bersyukur, masa Kebangkitan telah akan tiba. Kala bendu (masa Nuswantara hidup susah) akan kita tinggalkan.

Gayatri membuktikan bagaimana anak Indonesia dapat menjadi apapun bila berkehendak, dan pastinya memang Beliau juga telah dibimbing oleh yang tak tampak, dia punya bakat garis darah Leluhurnya. Gayatri menunjukkan bahwa kreatifitas, keinginannya belajar bahasa dapat dilakukannya. Gayatri menguasai bahasa-bahasa Asing tanpa pernah kursus satu kalipun. Ia menggunakan potensi yang ada buku-buku di perpustakaan, yaitu dirinya dan internet (menggunakan chating/yahoo chat) untuk mengecek spelling dan teks.

Gayatri adalah anak dari keluarga sederhana dari ayah yang merupakan perajin hiasan huruf di kaki lima di Ambon. Kemampuan Gayatri berbahasa asing membuatnya ditawari bekerja di UNESCO, UNICEF dan lembaga lain, ia tak mau…Kalaupun ia mau katanya ia akan bersekolah di luar negeri dan akan kembali mengabdikan diri bagi Negeri Indonesia. Itulah anak yang patut diteladani, mencintai tanah airnya–tanah dan air yang memberinya makanan (tumbuhan dan minuman) yang menghidupinya…

Gayatri seorang patut diteladani, bekerja, dan berpikir bagi orang banyak bahkan sejak kecilnya…
Masih banyak pastinya Gayatri lain di Nusantara…kita berharap akan segera muncul…
Gayatri Wailissa, remaja berdarah Jawa-Ambon, adalah inspirasi manusia semesta, yang cinta tanah airnya, tetap optimis dan terus meluaskan diri dan berbagi…



SELAMAT HARI ANAK INDONESIA, 2013–Mari Bersama Menggali Potensi Diri
Gayatri Wailissa “doktor” cilik yang kuasai 11 bahasa asing

AMBON, KOMPAS.com*—*
 
Terlahir dari keluarga yang sederhana, tidak membuat Gayatri Wailissa menyerah untuk mengejar impiannya. Diusianya yang baru 16 tahun, anak dari pasangan Deddy Darwis Wailissa, seorang perajin kaligrafi dan Nurul Idawaty, telah mampu mengukir banyak prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional.
Gayatri memang bukan anak gadis biasa, kemampuannya melebihi anak seusianya. Bagaimana tidak? Di usianya yang masih belia ini, dia telah mampu mendunia dengan segudang prestasi. Terakhir, Gayatri bahkan menjadi Duta ASEAN untuk Indonesia di bidang anak mewakili Indonesia.


Terlahir dari keluarga sederhana bukan menjadi halangan bagi Gayatri. Keterbatasan materi keluarga tak membuatnya patah semangat. Dia terus menggali segala kemampuan yang ada dalam dirinya. Salah satu mimpi Gayatri adalah menjadi seorang diplomat termuda di Indonesia.

Bakat yang dimilikinya tidaklah sedikit. Gadis ini menguasai banyak kesenian seperti baca puisi, teater, dan drama. Dia juga lihai dalam bermain biola dan menulis. Bukan itu saja, yang paling menakjubkan dari diri gadis belia ini adalah kemampuannya di bidang linguistik. Tak kurang dari 11 bahasa dia kuasai, mulai dari bahasa Inggris, Italia, Spanyol, Belanda, Mandarin, Arab, Jerman, Perancis, Korea, Jepang, dan India dikuasainya dengan baik dan fasih. Saat ini, dia juga sedang belajar bahasa Rusia dan bahasa Tagalog.

Menurut Gayatri, kemampuannya mempelajari banyak bahasa asing tidak melalui kursus, tetapi dengan cara yang sangat sederhana yakni mendengar lagu dan menonton film asing, kemudian dia terjemahkan melalui kamus.
”Saya tidak punya biaya, keluarga saya sederhana, saya hanya suka nonton film kartun dan dengar lagu bahasa asing, rasa penasaran saya akan bahasa membuat saya mencari tahu arti dan bagaimana mengucapkannya, dari buku saya pelajari tata bahasanya, dari film dan lagu saya pelajari pengucapannya, dan dari kamus saya hafalin kosakatanya. Begitulah cara saya mempelajari bahasa asing,” ungkap Gayatri di Kantor AJI (Aliansi Jurnalis Independen) Ambon, Senin (17/6/2013).


Di hadapan para wartawan, Gayatri lalu mendemonstrasikan kemampuannya berbahasa. Sebelas bahasa yang dikuasainya itu lalu diucapkannya secara fasih dan membuat wartawan terheran-heran.
Gayatri mulai mendunia kala berhasil masuk seleksi untuk menjadi duta anak, mulai dari tingkat provinsi hingga tingkat nasional. Dari situ, dia mengikuti seleksi kepribadian hingga kemampuan intelektual. Dia lantas masuk 10 besar dari ribuan siswa yang ikut seleksi sebelum terpilih mengikuti seleksi mewakili Indonesia menjadi Duta ASEAN untuk anak tahun 2012-2013.


Gayatri, kemudian terpilih mewakili Indonesia ke tingkat Asean dan mengikuti pertemuan anak di Thailand dalam Convention on the Right of the Child (CRC) atau Konvensi Hak-Hak Anak tingkat ASEAN. Untuk pertama kalinya seorang anak Maluku, mengemban tugas negara dan menjadi delegasi tunggal. Dalam forum Asean ini, Gayatri mendapat tempat terhormat dan disapa doktor karena kemampuan 11 bahasa asing yang dikuasainya itu. Dalam forum itu, Gayatri mengatakan, dirinya ditunjuk sebagai penerjemah ketika peserta forum anak menyampaikan sesuatu.

Dalam forum itu juga dia mendapat gelar doktor oleh peserta forum tersebut. ”Karena hanya saya yang mampu menguasai 11 bahasa, saya diminta membantu menerjemahkan ketika peserta forum anak ingin menyampaikan sesuatu, saya lantas diberi gelar doktor karena kemampuan saya itu,” kata Gayatri yang pernah menjabat pemimpin redaksi untuk koran Suara Anak Maluku.

Menurut Gayatri, kesuksesannya menjadi duta ASEAN tidak lepas dari doa dan dorongan kedua orangtuanya. Dia mengakui, selama ini hanya Wakil Gubernur Maluku yang membantunya saat mewakili Indonesia di Thailand. ”Secara nasional, orang mengenal saya sebagai Duta ASEAN untuk anak asal Maluku, dan saya bangga karena saya terlahir sebagai putri Maluku, tapi di tempat kelahiran saya sendiri, saya tidak dihargai, semua upaya saya untuk mengharumkan nama Maluku sama sekali tidak berarti, saya terus bertanya mengapa saya diperlakukan seperti ini?” tanya Gayatri. 
Ketika pemilihan Putri Indonesia, lanjutnya, begitu banyak baliho dan pengumuman yang dipasang di seantero Kota Ambon. Namun, betapa kecewanya Gayatri ketika kepulangannya ke tanah kelahirannya dari Bangkok, hanya ayah dan ibunya yang menjemputnya di Bandara Patimura kala itu. Tidak juga terlihat ada baliho di jalan-jalan. ”Mungkin menjadi Duta ASEAN untuk anak ini bukan sesuatu yang penting barangkali bagi pemerintah kita,” keluhnya.

Dia mengungkapkan, sebelum ke Thailand, dia bersama sang ibu pernah menemui Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu. Di Kantor Gubernur Maluku, banyak yang didiskusikan. Dia juga sempat meminta Gubernur agar memberikan beasiswa serta percepatan ujian dini bagi dirinya. Namun jawaban Gubernur, “soal beasiswa lihat saja di internet”.
“Saya disuruh lihat beasiswa di internet. Soal permintaan ujian dini juga ditolak Gubernur,” ungkapnya.
 

Karel menolak memberikan beasiswa dan tidak dapat mewujudkan keinginannya mempercepat pendidikan agar bisa ikut ujian SMA tahun ini sebab Gayatri masih duduk di kelas dua SMA. Namun hal itu bukan menjadi rintangan baginya.”Life must go on, hidup harus terus berjalan,” ungkapnya.* “Saya sadari mungkin pemerintah kita punya banyak kesibukan selain memberi perhatian pada anak-anak seperti saya, saya tidak akan patah semangat karena hidup saya masih panjang ke depan,” tegas putri kedua dari tiga bersaudara ini.

Toh, kata Gayatri, dia sudah ditawari begitu banyak kesempatan yang ingin segera dia raih, mulai dari melanjutkan kuliah di sejumlah perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia, bahkan mendapat tawaran sekolah diplomat di Sydney, Australia. ”Kendala saya hanyalah saya tidak bisa mempercepat kelulusan saya dari SMA, mestinya saya bisa lulus tahun ini, agar segera bisa kuliah, saya ingin menjadi diplomat termuda sebelum usia 20 tahun,” harapnya.

Kini Gayatri masih menjalani pendidikan di SMA Siwalima, SMA unggulan di Maluku. Banyak rintangan yang dihadapi, tapi prinsipnya luar biasa dan selalu memotivasi dirinya. ”Berpikir dan berbuatlah di luar kotak, jika masih berpikir di dalam kotak pasti akan terbentur empat sisi kotak, tak akan bisa ke mana-mana, tapi jika bisa berpikir*out of box, kita akan menjadi manusia merdeka yang mampu berpikir terbuka,” tegasnya.

Dengan kemampuan yang dimilikinya itu, gadis yang berpenampilan sederhana ini mengaku akan mendorong anak-anak Maluku lainnya untuk terus belajar dan mengembangkan bakat sehingga mampu bersaing dengan anak di daerah lainnya. “Saya lagi membuat sebuah konsep melalui kegiatan*roadshow*di beberapa sekolah di Ambon mulai dari SD sampai SMA agar anak-anak Maluku lainnya juga dapat mengembangkan bakatnya,” kata dia.

Selain mengunjungi Bangkok, Gayatri juga telah mengunjungi sejumlah negara lain seperti Singapura, Malaysia, Australia, dan Kanada. Kunjungannya ke sejumlah negara ini dalam rangka memperkenalkan budaya Indonesia dan pariwisata.

*Prestasi Gayatri:*
- Juara 1 Kompetisi Cerita rakyat 2006*
- Juara Bertutur Kanak-kanak 2007*
- Juara 2 Lomba CERPEN Nasional 2008*
- Juara 1 dalam lomba cipta puisi 2009*
- Juara 3 Lomba Baca Puisi Provinsi 2009*
- Juara 1 debat konsep pembangunan daerah 2010*
- Juara 2 karya tarian kreasi baru 2010*
- Juara Peragaan Busana Fashion Putri Daerah 2011*
- Nominasi 3 besar Icon Busana Nasional 2011*
- Juara 1 lomba Pidato dalam hari Anak Nasional 2011*
- Juara 2 lomba karyai ilmiah Sains Terapan 2012*
- Juara Medali Perunggu Olimpiade SAINS Astronomi 2012*
- Juara karya tulis Sastra Nasional 2012
- Juara 1 Lomba Pidato Remaja Hari Kebangkitan Nasional 2012*
- Juara esay Nasional “Hari Perdamaian Dunia” 2012 Kegiatan


* Organisasi/Kegiatan:*
- Pimpinan Redaksi Majalah Anak (Suara Anak Maluku)*
- Pengurus Forum Anak Maluku*
- Ketua Forum Perdamaian (KAPATA DAMAI)
- Penerjemah Bahasa*
- Pramuwisata*
- Penulis Sastra (Puisi, Prosa, Novel)*
- Instruktur Klub Teater*
- Penyiar Radio Swasta-Siaran Anak*
- Reporter/Presenter/Host – Icon Clip Flim Documenter*


sumber  silakan klik di sini

Monday, July 15, 2013

:: Special Fruits Soup ::


Buah dan sayuran adalah dua jenis makanan sehat yang disebutkan dalam Al-Quran, termasuk di dalamnya seperti zaitun, bawang, ketimun, buah ara atau buah tin, kurma, anggur dan kacang-kacangan seperti lentil. Buah segar sebaiknya selalu ada dalam menu sahur ataupun buka puasa, karena memiliki banyak manfaat kesehatan bagi tubuh kita selama berpuasa. Buah termasuk juga kurma adalah salah satu makanan terpopuler untuk berbuka puasa. Apa sajakah manfaat buah tersebut?
  1. Buah memiliki kadar air yang cukup tinggi sehingga dapat segera menggantikan sejumlah kadar air tubuh yang hilang selama berpuasa.
  2. Buah mengandung sejumlah gula sederhana alami seperti glukosa, fruktosa dan sukrosa yang dapat segera mengembalikan kadar gula darah pada batas normal. Selain itu kandungan karbohidrat sederhana ini dapat memberikan energi instan buat tubuh. Meski buah mengandung karbohidrat sederhana akan tetapi total kalori per sajian secara keseluruhan adalah cukup rendah, sehingga kadar gula darah dan kadar insulin darah tidak meningkat drastis. Hal ini berkaitan juga dengan kadar serat pangannya.
  3. Buah mengandung sejumlah vitamin dan mineral penting yang dapat menjaga metabolisme tubuh saat berpuasa dan memberikan asupan vitamin dan mineral yang berkurang saat berpuasa.
  4. Buah memiliki kandungan natrium yang rendah sehingga baik untuk menjaga tekanan darah. Sisi baiknya juga ternyata buah pada umumnya kaya akan kalium yang dapat membantu menjaga tekanan osmotik darah tapi tidak meningkatkan tekanan darah, mengurangi resiko terbentuknya batu ginjal dan mengurangi terjadinya pengeroposan tulang.
  5. Kandungan serat pangan dalam buah dapat memberikan kita sedikit rasa kenyang sehingga jika dikonsumsi saat berbuka maka kita tidak akan menjadi terlalu lapar pada saat makan malam. Jika dikonsumsi saat sahur, kandungan serat pangan dalam buah dapat membantu pelepasan gula menjadi lebih lambat sehingga tubuh akan terasa berenergi lebih lama dan menahan lapar lebih lama.
  6. Buah juga mengandung sejumlah antioksidan sebut saja misalnya karoten dan antosianin yang dapat memberikan perlindungan tubuh terhadap efek merusak dari radikal bebas.
  7. Manfaat yang lain dari konsumsi buah secara teratur yaitu dapat mengurangi resiko penyakit jantung termasuk serangan jantung dan stroke. Selain itu dapat melindungi tubuh dari kanker, resiko obesitas dan mencegah timbulnya diabetes tipe 2.
Nah, begitu banyak manfaat buah bukan? Yuk, mulai sekarang jangan sampai melewatkan buah sebagai salah satu menu pada bulan Ramadhan. Selamat menjalankan ibadah puasa. Semoga amal ibadah kita di bulan puasa ini diterima Allah SWT.

Bahan

100 g strawberry (potong 2 bagian)
100 g anggur (potong 2 bagian)
150 g melon (potong dadu)
150 g apel (potong dadu)
150 g nangka (potong kotak)
150 g selasih siap pakai
150 g nata de coco
2 sdm air jeruk nipis
600 ml susu rendah lemak
35 g madu
175 g jus apel
70 g yogurt rendah lemak
Es batu secukupnya

Cara membuat

  1. Campurkan semua potongan buah termasuk selasih dan nata de coco dalam wadah mangkuk besar. Aduk rata.
  2. Tambahkan air jeruk nipis, susu, madu, jus apel, yogurt dan es batu. Aduk rata.
  3. Sajikan (untuk 6 porsi).

Nilai gizi per porsi

Energi: 172,6 kkal
Lemak: 1,6 g
Karbohidrat: 34 g
Serat: 2,1 g
Protein: 5,7 g

Tips dan saran

  1. Sebaiknya suhu penyajian tidak terlalu dingin sehingga tidak mengganggu sistem pencernaan.
  2. Hindari penggunaan penggunaan minuman bersoda dalam membuat menu berbuka puasa karena dapat mengganggu sistem pencernaan selain itu minuan bersoda termasuk tinggi kalori dan indeks glikemik.
  3. Variasikan jenis buah untuk mendapatkan citarasa yang diinginkan.                         
 Silakan klik    ke sumbernya

dan sumber lainnya

Tuesday, July 2, 2013

7 Pelajaran Yang Harus Anak Ketahui Sejak Kecil


Orangtua menginginkan anaknya memiliki nilai-nilai tertentu di dalam hidupnya. Agar anak-anak Anda tetap di jalan yang benar, ada beberapa hal yang harus diberitahu sejak kecil.

Berikut hal-hal yang harus diketahui setiap anak seperti dikutip Magforwomen, Selasa (2/7/2013):

1. Uang tak membeli segalanya

Seorang anak harus tahu seseorang tak bisa membeli hal-hal seperti keluarga, kebahagiaan, kedamaian, bakat, kesehatan, dan banyak lagi. Semua hal ini benar-benar penting dalam kehidupan dan tak bisa dibeli dengan uang.

Anak juga harus tahu kesuksesan sejati itu bukan ketenaran dan kekayaan.

2. Menghormati

Ketika Anda memberika penghormatan, Anda akan mendapatkan penghormatan dari seseorang. Ini bukan sesuatu yang dapat dituntut dan harus diterima.

Seorang anak harus memahami nilai hormat dan tahu bahwa itu tak bisa dibeli dengan menjadi kaya dan memiliki banyak uang. Jika seseorang menghormati Anda hanya karena Anda kaya, maka Anda akan menemukan orang itu ada di samping Anda ketika sedang memiliki uang.

3. Hubungan butuh pemeliharaan


Tidak cukup hanya menyintai seseorang. Anak harus tahu bahwa untuk membuat sebuah hubungan itu berhasil membutuhkan banyak kesabaran empati, rasa hormat, pemeliharan, pengasuhan dan konstan. Anda perlu berusaha agar hubungan itu berjalan.

4. Jangan mengambil apapun atau siapapun

Ketika Anda kehilangan sesuatu, Adna baru menyadari nilai sebenarnya. Seorang anak harus memahami bahwa Anda harus menghargai apa yang dimiliki karena Anda tidak tahu kapan itu akan diambil dari Anda. Terus-menerus bersyukur atas semua yang Anda miliki dan tahu pentingnya di dalam hidup Anda.

5. Keberuntungan dan kerja keras berjalan seiring

Seorang anak harus tahu bahwa Anda tak bisa duduk diam dan menunggu keberuntungan untuk membuka kesuksesan. Anda harus bekerja agar mencapai tujuan Anda. Semakin Anda bekerja keras, semakin mujur Anda. Dan anak harus menyadari hal ini dalam semua aspek.

6. Nilai disiplin

Anak penting memahami pentingnya disiplin dalam kehidupan seseorang. Baik itu olahraga, kesehatan, akademisi, karier, dan kesuksesan, semua membutuhkan disiplin.

7. Pentingnya mengatakan maaf

Terkadang semua membutuhkan maaf yang sederhana agar membuat semuanya benar. Seorang anak harus tahu bahwa meminta maaf adalah kekuatan dan tak boleh malu dan menghindari diri dari mengakui kesalahan.

Katakan kalau Anda minta maaf agar bisa memperbaiki hubungan yang rusak. Ini merupakan tanda kerendahan hati dan tanda Anda peduli dengan orang lain.


klik di sini untuk melihat  sumbernya

Monday, July 1, 2013

Limpang-Limpung Pisang

Bahan-bahan:

- 300 gram pisang tanduk matang, potong kubus kecil
- 6 buah nangka, potong 1x1x1
- 175 gram tepung terigu
- 25 gram tepung beras
- 1/2 sendok teh air dari kapur sirih
- 300 ml santan dari 1/4 butir kelapa
- 1/4 sendok teh garam
- 1/2 sendok makan gula merah sisir



Bahan saus:


- 200 gram gula merah sisir
- 150 ml air

Cara membuat:
1. Campur tepung terigu, tepung beras, air kapur sirih, santan, garam, dan gula merah sisir. Aduk rata.
2. Masukkan pisang dan nangka. Aduk rata
3. Sendokkan adonan ke dalam minyak yang sudah dipanaskan di atas api sedang. Goreng sampai matang. Ssisihkan.
4. Saus: panaskan air dan gula merah. Masak di atas api kecil sampai kental.
5. Sajikan limpang limpung bersama sausnya.


silakan klik ke  sumbernya

Wednesday, June 19, 2013

Cegukan Tak Kunjung Sembuh? Cobalah Cara ini...


Cegukan memang terasa mengganggu, apalagi jika Anda dalam keadaan yang penting seperti saat meeting atau presentasi. Bagaimana mengatasi cegukan?

Cegukan Tak Kunjung Sembuh Cobalah Cara Ini
Berikut adalah beberapa cara menghentikan cegukan yang sudah dibuktikan dengan penelitian :

1. Menahan napas agar kadar karbondioksida dalam darah meningkat lalu menghembuskannya ke dalam kantong kertas.
2. Menelan roti kering atau es batu yang diserut untuk merangsang faring.
3. Berkumur dengan air sambil menghadap keatas atau berusaha bersin.
4. Mengulum satu sendok teh gula pasir dibawah lidah.
5. Minum minuman berkarbonasi yang mengandung garam untuk menyeimbangkan kalium-sodium dalam sistem syaraf.
6. Meneteskan sedikit cuka untuk merangsang dinding dorsal nasofaring.
7. Mencubit kulit diatas otot deltoid (pundak) untuk merangsang syaraf frenikus.
8. Minum satu atau dua tablet penurun produksi asam lambung (antacid atau magnesium) agar mineralnya mengurangi produksi asam lambung dan iritasi, serta menenangkan syaraf.

Jika masih belum sembuh juga, Anda bisa mencoba beberapa cara tradisional yang banyak dilakukan orang-orang dari seluruh dunia untuk menyembuhkan cegukan berikut ini :

1. Melakukan headstand (membalikkan badan dengan bertumpu pada kepala dan kedua kaki lurus keatas)
2. Minum air sambil membalikkan badan dengan posisi kepala dibawah.
3. Diberi kejutan sampai kaget oleh orang lain.
4. Menjulurkan lidah.
5. Menggelitik langit-langit mulut dengan cottonbud, bisa minta bantuan teman Anda.

Untuk menghindari terkena cegukan lagi, perhatikan hal-hal dibawah ini :

1. Makanlah perlahan-lahan. Makan dengan cepat membuat makanan tidak terkunyah secara menyeluruh sehingga menyebabkan cegukan karena udara yang terjebak diantara makanan.
2. Hindari makan berlebihan. Beberapa ahli memiliki teori bahwa cegukan adalah cara tubuh memberitahu untuk berhenti makan sehingga sistem pencernaan memiliki waktu untuk memproses semua makanan yang Anda telan.
3. Kurangi makanan pedas dan hindari minuman beralkohol karena dapat mengiritasi lapisan kerongkongan dan menyebabkan asam dari lambung bocor ke kerongkongan sehingga menyebabkan cegukan.

 sumber

Tuesday, June 18, 2013

Lebih Jeli & Cerdas Membaca Label Makanan

Ada berbagai lembaga pangan di setiap negara yang menangani standar pencantuman label makanan. Di Australia ada lembaga yang di sebut FSANZ (Food Standards Australia New Zealand). Di Amerika ada FDA (Food and Drug Administration), sedangkan untuk negara-negara Eropa dinaungi oleh European Food Safety Authority disingkat EFSA.

Di Indonesia sendiri ada BPOM (badan Pengawas Obat dan Makanan) yang khusus menangani pencantuman label obat dan makanan yang beredar di Indonesia.

Apa Tujuan Pencantuman Label Informasi Gizi?

Informasi label gizi pada kemasan makanan dirancang untuk memberikan informasi tentang jumlah rata-rata energi (dalam kilojoule, kalori atau keduanya), protein, lemak, lemak jenuh, karbohidrat, gula dan natrium (komponen garam) dalam makanan, serta nutrisi lain digunakan dalam bahan makanan tersebut. 

Label gizi harus disajikan dalam format standar pada semua makanan kecuali pada makanan dengan nilai gizi yang sangat sedikit (seperti air mineral), makanan yang dijual unpackaged, makanan yang dibuat dan dikemas di tempat pembelian (misalnya roti yang dijual di toko roti) dan makanan yang dikemas dalam paket yang sangat kecil.

Di Amerika Serikat, beberapa perusahaan dibebaskan dari keharusan mencantumkan label informasi nutrisi jika total penjualan produk tersebut tidak melebihi kapasitas tertentu yang ditentukan FDA, atau jika perusahaan makanan mempekerjakan kurang dari sejumlah orang.

Serving Size

Dalam sebuah label gizi biasanya dicantumkan takaran atau serving size dari setiap kemasan. Takaran ini biasanya ditulis dalam satuan gram (g) untuk makanan dan (ml) untuk cairan. Beberapa produk juga menggunakan istilah ‘rumahan’ untuk mengukur takaran saji seperti, ukuran sendok makan, sendok teh atau cup.

Informasi ‘takaran saji’ dan ‘jumlah sajian perkemasan’ adalah dua urutan teratas yang menjadi informasi penting pada kemasan makanan. Kemudian di bawahnya diikuti informasi ‘jumlah nutrisi per sajian’ mulai dari kandungan energi, lemak, protein, karbohidrat, lemak dan seterusnya. 

Contoh-Nutrition-Fact
Kandungan nutrisi ini pun masih di bagi lagi ke dalam jenisnya masing-masing. Contohnya energi yang masih dipecah lagi menjadi dua, yakni energi dari kalori dan energi dari lemak yang masing-masing mempunyai komposisi tersendiri.

Begitu pula dengan lemak yang terbagi atas lemak jenuh, lemak trans, dan kolesterol. Sedangkan karbohidrat biasanya terbagi menjadi dua bagian yaitu karbohidrat gula dan karbohidrat serat. Dan masih banyak lagi kandungan lain memerlukan model penulisan serupa.

Hati-Hati Membaca Label Makanan

Saat ini banyak sekali label makanan yang diberi label “kecil” untuk menunjukkan bahwa kandungan tertentu pada makanan tersebut berjumlah kecil. Biasanya orang yang sedang berdiet akan tertarik dengan pencantuman kata-kata tersebut, karena tidak khawatir badan mereka akan melar dan bertambah gemuk.

Namun, tanpa sadar mereka akan megnonsumsinya lebih banyak sehingga embel-embel yang tadinya kecil akan menjadi besar bila dikonsumsi terlalu banyak. Hasilnya, berat badan pun bisa bertambah.
Tim peneliti dari University of Michigan menguji beberapa partisipan dengan memberi mereka beberapa kemasan makanan berisi biskuit yang diberi label ‘kecil’ dan ‘besar’ kemudian para partisipan diminta untuk memilih dan memakannya sesuka mereka.

Hasilnya, partisipan melahap lebih banyak biskuit yang diberi label ‘kecil’ dalam kondisi tanpa sadar. Dari hasil ini ditarik kesimpulan bahwa orang-orang lebih mudah tertipu kerena mereka lebih percaya pada label makanan ketimbang apa yang mereka makan.

“Hanya karena berbagai label ukuran yang berbeda-beda pada satu ukuran makanan, orang-orang akan cenderung makan lebih banyak. Di saat yang bersamaan, mereka berpikir tak makan sebanyak ukuran yang sebenarnya,” ungkap penulis penelitian Aradhna Khrishna.

Cerdas Membaca Label Makanan

Berikut ini penjelasan lebih rinci tentang bagaimana cara membaca dan memahami label makanan:

Ukuran Sajian (Serving Size): Ukuran sajian akan menunjukkan ukuran porsi atau sajian yang direkomendasikan. Jika Anda tidak terbiasa mengukur atau menimbang makanan, ukurlah porsi makanan Anda sampai dengan ukuran porsi standar. Jika Anda makan lebih atau kurang dari ukuran porsi yang direkomendasikan, maka informasi pada label nutrisi harus disesuaikan untuk mengetahui jumlah nutrisi yang Anda konsumsi (misalnya, jika Anda makan 2 kali lipat dari porsi standar, semua nilai gizi harus dikalikan 2).

Kalori (Calories): Kalori menunjukkan ukuran berapa banyak energi yang Anda dapatkan dari satu porsi makanan. Ingat bahwa jumlah porsi yang Anda konsumsi menentukan jumlah kalori yang Anda makan. Misalnya, jika Anda konsumsi 2 porsi makanan, berarti Anda konsumsi kalori 2 kali lipat dari jumlah kalori per porsi yang tercantum di label nutrisi. Salah satu ukuran yang bisa Anda jadikan dasar untuk menilai suatu produk makanan itu tinggi kalori antara lain sebagai berikut:
    40 kalori = rendah
    100 kalori = sedang
    400 kalori atau lebih = tinggi
Kalori dari lemak (Calories from Fat): Kalori dari lemak menunjukkan berapa banyak kalori dari makanan yang berasal dari lemak. Setiap gram lemak bernilai 9 kalori. Tidak lebih dari 30% dari kalori Anda dalam sehari yang berasal dari lemak. Jadi sebaiknya Anda konsumsi maksimum 3 gram lemak atau 30 kalori lemak per 100 kalori makanan.

Total lemak (Total Fat): Jumlah lemak total menunjukkan berapa banyak lemak baik itu lemak baik (lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda) dan lemak buruk (lemak jenuh dan trans) dalam makanan. Optimalnya konsumsi lemak tidak lebih dari 3 gram per 100 kalori. Ketika membandingkan produk makanan, lihat jumlah lemak total, lemak jenuh dan kalorinya dalam tiap sajian. Pilihlah yang paling sedikit.

Lemak jenuh (Saturated Fat): Lemak jahat atau lemak jenuh ditemukan dalam berbagai makanan seeprti mentega, margarin, lemak dari daging sapi dan babi, susu full cream, telur, kelapa dan minyak kelapa serta makanan cepat saji. Sebaiknya hindari atau batasi makanan yang mengandung lemak jenuh. Asupan harian lemak jenis ini sebaiknya tidak lebih dari 10% dari asupan kalori Anda dalam sehari (kurang dari 1 gram per 100 kalori).

Lemak trans (Trans Fat): Lemak trans yang juga termasuk lemak jahat terbentuk selama proses memasak dan / atau pengolahan. Lemak ini cukup sering ditemukan dalam produk makanan komersial dan harus dihindari dalam diet.

Kolesterol (Cholesterol): Jumlah kolesterol menunjukkan berapa banyak kolesterol total, yang terdiri atas kolesterol baik (HDL) dan kolesterol jahat (LDL) dalam tiap sajian. Sebaiknya konsumsinya tidak lebih dari 300 mg per hari. Pilih produk yang jumlah kolesterolnya paling sedikit.

Natrium (Sodium): Jumlah natrium dalam tiap porsi. Sebaiknya konsumsinya tidak lebih dari 2.400 mg per hari. Pilih produk yang jumlah natriumnya paling sedikit.

Karbohidrat (Carbohydrate): Jumlah karbohidrat dalam makanan, termasuk karbohidrat sederhana dan gula, karbohidrat kompleks dan serat. Ketika makanan mengandung karbohidrat, akan lebih baik jika karbohidrat tersebut mengandung banyak serat.

Serat (Dietary Fiber): Berapa banyak serat dalam satu porsi. Ini ditemukan dalam karbohidrat kompleks seperti gandum dan biji-bijian, buah-buahan, sayuran dan kacang-kacangan. Cobalah untuk konsumsi serat 20 dan 35 gram per hari. Semakin tinggi kandungan serat dari suatu produk makanan, semakin rendah kadar gulanya.

Gula (Sugar): Jumlah gram karbohidrat per porsi yang khusus terdiri dari gula. Cara terbaik adalah dengan memilih kadar gula yang paling rendah. Saat melihat total karbohidrat, semakin dekat nilai gram gula dengan nilai total gram karbohidrat, semakin sedikit seratnya, yang artinya rasa kenyang akan semakin sedikit.

Protein: Berapa gram protein dalam satu porsi. Menjaga keseimbangan protein, karbohidrat dan lemak dalam makanan sangat dianjurkan. Jika makanan yang dipilih tidak mengandung protein, coba tambahkan makanan lain yang mengandung protein.

% AKG (Daily Values): Menunjukkan persentase angka kecukupan gizi harian Anda dari produk makanan tersebut. Namun yang perlu dicatat adalah hal ini didasarkan pada diet 2.000 kalori. Secara umum, nilai sebesar 5% dianggap rendah dan nilai 20% dianggap tinggi.

Vitamin dan Mineral: Berapa banyak vitamin dan mineral dalam tiap porsi. Anda harus mencapai 100% untuk semua vitamin dan mineral yang dibutuhkan. Untuk memastikan Anda mendapatkan asupan yang dibutuhkan sehari-hari, Anda bisa konsumsi multivitamin.

Jumlah yang Dianjurkan (Recommended Amounts): Jumlah harian yang direkomendasikan untuk setiap zat gizi untuk diet 2.000 kalori dan 2.500 kalori. Jika Anda perlu mengkonsumsi lebih banyak atau kurang dari 2.000 atau 2.500 kalori per hari untuk menjaga berat badan yang sehat, jumlah yang direkomendasikan untuk lemak, karbohidrat dan protein juga akan berubah.

Kalori per gram (Calories per Gram): Menunjukkan jumlah kalori yang terkandung dalam tiap makronutrien (lemak, karbohidrat dan protein). Dan sebaiknya pilih makanan yang seimbang, mengandung semua nutrisi.

 sumber